BUMDes Batu Bumi Makmur Parangbatu Pusat Sorotan: Kelola Uang Ratusan Juta Tanpa Laporan, Diduga Banyak Kejanggalan Faktual

News285 Dilihat
banner 468x60

Tuban, Newsinsight – Semua mata kini tertuju sepenuhnya kepada BUMDes Batu Bumi Makmur di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Badan usaha yang seharusnya menjadi penggerak ekonomi warga ini justru memicu tanda tanya besar setelah menerima dua bantuan besar tahun 2025 senilai total Rp371 juta, namun nyaris tak ada hasil nyata yang dapat dibuktikan.

BUMDes ini menerima Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur Rp100 juta untuk pembangunan kafe dan pujasera, namun lokasi tersebut hingga kini tidak menunjukkan perkembangan sama sekali. Sementara Bantuan Penyertaan Modal Desa Rp271 juta untuk program ketahanan pangan justru penuh ketidakjelasan yang ditanggung jawabkan langsung oleh pengurus BUMDes.

banner 336x280

Berbagai fakta yang terungkap sangat merugikan kepercayaan publik terhadap BUMDes tersebut:

– Penanaman bawang merah dilaporkan “gagal panen” hanya lewat berita acara internal BUMDes, padahal warga memastikan hasil panen ada dan sudah terjual. Tidak ada verifikasi resmi dari instansi terkait mengenai kegagalan tersebut.

– Usaha ayam petelur secara fisik terlihat ada, namun BUMDes tidak pernah menyampaikan laporan hasil penjualan telur maupun pendapatan yang diperoleh.

– Rencana pembelian alat dan mesin pertanian (alsintan) sama sekali belum terlihat wujudnya, namun anggarannya sudah tercatat digunakan.

Yang paling disayangkan, BUMDes Batu Bumi Makmur belum pernah menyerahkan laporan pertanggungjawaban maupun laporan hasil output kepada Pemerintah Desa maupun masyarakat. Kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) pun tidak jelas keberadaannya. Hingga kini belum ada audit dari BPD maupun pemeriksaan dari Inspektorat yang membuka kebenaran pengelolaan dana ini.

Awak media telah berupaya meminta penjelasan langsung kepada Ketua BUMDes Batu Bumi Makmur, Ahmad Sochib, namun hingga berita ini dinaikan belum ada tanggapan sama sekali.

Redaksi tetap menyediakan ruang tanggapan dan penjelasan resmi bagi pihak pengurus BUMDes maupun pihak terkait sesuai ketentuan perundang-undangan. Masyarakat berharap aparat pengawas segera turun tangan menelusuri jejak dana yang dikelola BUMDes ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *