Ketua DPRD Sukabumi Siap Dorong Dukungan, Jampang Ngabhuana 3 Jadi Panggung Pelestarian Budaya

DPRD11 Dilihat
banner 468x60

Matasosial.Com – Pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas masyarakat Pajampangan menjadi sorotan dalam gelaran Jampang Ngabhuana 3 yang berlangsung di Lapang Lodaya Setra, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/10/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya daerah sekaligus menjadikan kegiatan kebudayaan sebagai ruang untuk mempererat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 336x280

Acara yang digagas Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat kebanggaan terhadap identitas Pajampangan, khususnya kawasan Sukabumi Selatan.

Budi mengaku bangga dan terharu dapat berkumpul bersama masyarakat dalam kegiatan yang dinilainya memiliki arti penting bagi keberlangsungan budaya daerah. Baginya, Jampang bukan sekadar nama wilayah, melainkan bagian dari identitas besar masyarakat Pajampangan.

“Saya merasa senang dan bangga bisa hadir bersama-sama warga Jampang. Jampang ini bukan hanya Jampang saja, tetapi Jampang ini adalah Pajampangan, yaitu Sukabumi Selatan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kedekatan emosional dengan wilayah Pajampangan menjadi alasan tersendiri bagi dirinya untuk memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Budi menyebut dirinya berasal dari Kecamatan Sagaranten, sehingga pelaksanaan Jampang Ngabhuana 3 memiliki makna khusus.

Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, ia menilai kegiatan budaya seperti ini tidak boleh berhenti sebagai acara seremonial semata. Sebaliknya, kegiatan tersebut perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pelestarian tradisi hingga penguatan potensi daerah.

Budi juga mengapresiasi kerja keras Paguyuban Jampang Tandang Makalangan dalam menyelenggarakan Jampang Ngabhuana untuk ketiga kalinya. Ia berharap pelaksanaan pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah, dengan jangkauan kegiatan yang semakin luas dan manfaat yang semakin dirasakan masyarakat.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan perlu terus dilanjutkan. Saya melihat banyak nilai positifnya. Ke depan, kegiatan ini harus lebih meriah lagi dari hari ini,” katanya.

Tak hanya menyampaikan apresiasi, Budi juga membuka peluang dukungan untuk pengembangan Jampang Ngabhuana pada penyelenggaraan berikutnya. Ia menyatakan akan berupaya mendorong kegiatan tersebut bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar, agar semakin berkembang dan berkontribusi terhadap kepentingan masyarakat.

“Saya dengan Pak Bupati, insyaallah akan mencoba mendorong dan membantu kegiatan-kegiatan selanjutnya dari Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, supaya lebih gebyar dan tentunya harus bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat kita semua,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara komunitas budaya dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal. Dengan dukungan yang berkesinambungan, kegiatan budaya diharapkan tidak hanya memperkuat jati diri masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan potensi sosial dan ekonomi daerah.

Di penghujung sambutannya, Budi mengucapkan selamat kepada Paguyuban Jampang Tandang Makalangan atas terselenggaranya Jampang Ngabhuana edisi ketiga. Ia berharap paguyuban tersebut terus tumbuh menjadi wadah yang mampu merawat budaya sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan paguyuban bisa lebih maju, bisa lebih bermanfaat, dan bersama-sama kita bisa menjadikan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *