Pelantikan Ketua Umum PIRA Novita Wijayanti Dihadiri Sayap Perempuan Parpol

News14 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, 13 Oktober 2026 – Dr. Hj. Novita Wijayanti resmi memimpin Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) periode 2025-2030.

The Tribrata Hotel & Convention Center di Jakarta menjadi lokasi pelantikan pada Selasa (13/10). Karena itu, momentum ini menjadi awal kepemimpinan Ketua Umum PIRA Novita Wijayanti.

banner 336x280

Pelantikan Ketua Umum PIRA Novita Wijayanti Dirangkaikan HUT ke-18

Selain itu, panitia merangkaikan pelantikan dengan peringatan HUT ke-18 PIRA. Pengurus pusat dan daerah hadir secara langsung dan daring dari seluruh Indonesia.

Kemudian, perwakilan organisasi sayap perempuan dari PDIP, PKB, PKS, NasDem, PAN, Demokrat, PPP, Partai Ummat, dan Gelora juga turut hadir.

Selanjutnya, Novita menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni. Melainkan, pelantikan ini menandai awal tanggung jawab besar yang harus berwujud kerja nyata.

“Pelantikan hari ini merupakan bagian dari proses organisasi,” ujar Novita dalam sambutannya.

Ketua Umum PIRA Novita Wijayanti Tekankan Loyalitas dan Program Nyata

Oleh karena itu, Novita meminta kepengurusan baru membangun koordinasi yang solid. Ia juga menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas dan program kerja yang terarah.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada susunan pengurus. Namun, loyalitas, kedisiplinan, integritas, dan kerja sama kader juga menentukan.

“Pelantikan ini hendaknya kita maknai sebagai awal dari komitmen bersama untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Novita terpilih sebagai Ketua Umum PIRA melalui Munas pada Oktober 2025. Jadi, perjalanan 18 tahun PIRA menjadi modal penting untuk memperluas pengabdian.

Selama ini, PIRA aktif menjalankan kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan kegiatan politik. Karena itu, Novita menilai program tersebut harus terus berkembang agar masyarakat merasakan manfaat langsung.

Bahkan, ia menegaskan bahwa kegiatan PIRA tidak boleh berhenti pada agenda internal. Sebaliknya, kegiatan harus menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kesehatan, kesejahteraan, pemberdayaan perempuan, dan kesadaran politik.

Oleh sebab itu, Novita mengajak jajaran pengurus mengusung semangat “PIRA Peduli, Bergerak, Kompak, Berdampak” sebagai pedoman kerja.

Di samping itu, ia mengingatkan pengurus baru agar tidak memandang jabatan sebagai simbol kehormatan semata.

“Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab,” katanya.

Ketua Umum PIRA Novita Wijayanti Komitmen Kawal Program Presiden

Sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, Novita juga menegaskan komitmen mendukung program pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto. Kemudian, ia meminta kader memahami arah kebijakan pemerintah dan mengambil peran sesuai kapasitas organisasi.

“Seluruh jajaran PIRA wajib mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program Presiden,” ujarnya.

Selain itu, Novita berpesan agar kader menjaga etika organisasi. Misalnya, kedisiplinan, kesantunan dalam komunikasi, dan semangat gotong royong.

“Jadilah kader yang rendah hati dalam menjalankan amanah, disiplin dalam bekerja, bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan, serta santun dalam berkomunikasi dan kompak dalam bekerja sama,” pesannya.

Oleh karena itu, ia berharap pengurus segera menyusun program kerja yang realistis dan memperkuat koordinasi pusat serta daerah.

DPP Gerindra Beri Dukungan Penuh

Sementara itu, perwakilan DPP Partai Gerindra Endipat Wijaya hadir mewakili Sekjen Sugiono. Ia menyampaikan apresiasi atas perjalanan 18 tahun PIRA.

Endipat juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari pimpinan Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, dan Sugiono yang berhalangan hadir karena tugas bersama Presiden Prabowo.

“Sesungguhnya beliau sangat berkeinginan hadir, tetapi tadi memenuhi sumpah kader ketiga, mementingkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan,” ujar Endipat.

Atas nama DPP Partai Gerindra, ia menyampaikan selamat kepada pengurus PIRA yang baru.

“Mewakili DPP Partai Gerindra, kami mengucapkan selamat kepada PIRA yang sudah dilantik pada hari ini. Juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada PIRA yang ke-18,” katanya.

Endipat menilai perjalanan PIRA tidak terpisahkan dari sejarah perjuangan Partai Gerindra.

“Itu bukti kalau PIRA ini sudah hadir di awal perjuangan Partai Gerindra sampai sekarang. Terima kasih kepada PIRA,” ungkapnya.

Kemudian dalam suasana hangat, Endipat berharap PIRA terus mendampingi partai.

“Terus terang kami butuh didampingi sama ibu-ibu PIRA,” ucapnya.

Terakhir, panitia juga menyalurkan santunan untuk puluhan anak yatim, membagikan sembako untuk ojek online perempuan, serta menampilkan pagelaran seni dari Sumatera Barat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *